Buleleng, 5 Agustus 2026 - Dalam rangka mendukung penguatan tata kelola manajemen ASN yang profesional, objektif, dan berbasis kompetensi, BKPSDM Kabupaten Buleleng mengikuti Sosialisasi dan Kick-Off Survei Kesiapan Sistem Merit Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui Deputi Bidang SDM Aparatur secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan penerapan Sistem Merit pada instansi pemerintah sekaligus mengidentifikasi area yang masih perlu diperbaiki sebagai dasar penguatan manajemen talenta ASN. Penilaian tidak hanya berorientasi pada predikat, tetapi juga menjadi acuan dalam penyusunan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan SDM Aparatur.
Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa Survei Kesiapan Sistem Merit Tahun 2026 terdiri atas dua instrumen utama, yaitu Survei Kesiapan Maturitas Sistem Merit dengan bobot penilaian sebesar 75%, serta Survei Kepuasan dan Keterikatan Pegawai ASN dengan bobot 25%. Selain itu, hasil penilaian juga mempertimbangkan faktor koreksi berdasarkan kondisi eksternal yang memengaruhi implementasi sistem merit.
Melalui kegiatan ini, setiap instansi pemerintah diminta segera menunjuk Admin Instansi, melaksanakan penilaian mandiri berdasarkan kondisi riil yang didukung dokumen eviden, mendorong partisipasi aktif ASN dalam survei, serta memantau progres pelaksanaan melalui dashboard aplikasi INAgov. Seluruh proses pengisian survei dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berbasis bukti dukung yang valid.
Sistem Merit menjadi fondasi utama dalam mewujudkan manajemen talenta ASN yang profesional, berintegritas, objektif, dan kompetitif. Melalui pelaksanaan survei ini diharapkan setiap instansi mampu menyusun rencana tindak lanjut yang tepat guna meningkatkan kualitas pengelolaan SDM Aparatur dan memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat.
BKPSDM Kabupaten Buleleng berkomitmen mendukung implementasi Sistem Merit sebagai langkah nyata menuju tata kelola ASN yang semakin berkualitas, adaptif, dan berdaya saing.