Buleleng, 2 November 2026 – Acara penutupan Pelatihan Dasar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi, Kabupaten/Kota se-Bali Angkatan 1 berlangsung penuh khidmat pada Jumat (30/10/2026) di Ruang Belajar Padma, UPTD Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia (PKSDM), Kampus BKPSDM Provinsi Bali.
Pelatihan ditutup secara resmi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali, Drs. I Wayan Budiasa, M.Si., dengan didampingi oleh Kepala UPTD PKSDM Provinsi Bali. Made Jonik Ariningsih, SH (Ksb. Umum Pol PP Buleleng) Momen penting ini turut disaksikan langsung oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia serta dihadiri jajaran perwakilan dari Satpol PP Kota Denpasar.
Pelatihan intensif yang diselenggarakan pada tanggal 19 Oktober s.d. 30 Oktober 2026 diikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan utusan dari Satpol PP Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Bali. Berkat ketekunan, kedisiplinan, dan dedikasi tinggi sepanjang proses pembelajaran, seluruh peserta dinilai memenuhi syarat dan dinyatakan LULUS 100% sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada kesempatan tersebut, diumumkan pula 3 (tiga) peserta terbaik yang berhasil meraih peringkat tertinggi selama pelatihan, di mana seluruhnya diborong oleh utusan dari Satpol PP Kabupaten Buleleng:
Peringkat 1: Komang Dewi Sitha Noviyanti (Satpol PP Kabupaten Buleleng)
Peringkat 2: Putu Diah Prameswari (Satpol PP Kabupaten Buleleng)
Peringkat 3: Kadek Nia Soma Ardiyani (Satpol PP Kabupaten Buleleng)
Kepala BKPSDM Provinsi Bali, Drs. I Wayan Budiasa, M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan dasar ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, kedisiplinan, serta integritas aparatur Satpol PP. Hal ini sangat penting guna menunjang pelaksanaan tugas utama di lapangan, khususnya dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda), penyelenggaraan ketertiban umum, serta pemberian perlindungan kepada masyarakat.
Melalui bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama sepuluh hari pelatihan, seluruh lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai sikap kerja yang humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah kerja masing-masing.