PELAKSANAAN PEMBUKAAN DIKLAT KEPEMIMPINAN TK. III ANGKATAN I TAHUN 2019

  • Admin Bkpsdm
  • 07 Pebruari 2019
  • Dibaca: 38 Pengunjung

Diklat Kepemimpinan Tk. III Angkatan I Tahun 2019 secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali Dr. Ida Bagus Sedhawa, SE.,M.Si dalam upacara pembukaan yang diselenggarakan di Ruang Melati BPSDM Provinsi Bali pada hari Kamis, (7/2) yang dihadiri oleh pejabat struktural Pemerintah Provinsi Bali, dan para undangan dari BKPSDM se-Bali dan seluruh peserta Diklatpim Tk. III angkatan I. Sementara itu dari BKPSDM Kabupaten Buleleng dihadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur Bapak I Made Sadipa, SH beserta Kasubid Diklat Bapak I Gede Arsana, SH.

Acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia Bapak Gede Ari Utama, SE.,M.Si dalam laporanya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tk. III angkatan I ini diikuti sebanyak 35 orang peserta terdiri dari pejabat eselon III dimasing-masing SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali. Sementara itu Pemerintah Kabupaten Buleleng mengirim peserta diklatpim III berjumlah 10 orang yang terdiri dari pejabat eselon III dimasing-masing SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Kepala BPSDM Provinsi Bali dalam sambutanya menyampaikan penyelenggaran diklat ini wajib dilakukan bahwa, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah atau akan menduduki jabatan khususnya pejabat administrator harus mengikuti dan lulus diklatpim sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan untuk jabatan tersebut. Pengembangan kompetensi pejabat administrator agar mampu secara taktikal sebagai penggerak atau motor dalam pelaksanaan program fasilitasi dan pelayanan publik yang merupakan tuntutan dari reformasi birokrasi saat ini dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di insatansinya masing-masing secara professional.

Dapat terbentuk kompetensi kepemimpinan profesional dan membentuk pemimpin perubahan pada pejabat administartor eselon III yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsinya menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai inovator, berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat

(AAPW)

Share Post :