Menuju Pribadi Yang Sukses

  • Admin Bkpsdm
  • 12 Juni 2019
  • Dibaca: 250 Pengunjung

Siapapun diri kita, apapun profesinya, dimanapun tinggalnya, dan berapapun usianya, memiliki potensi diri yang dapat dikembangkan dan tidak ingin gagal. Oleh karena itu marilah merenung sejenak mengenali potensi-potensi apa yang anda miliki? Bagaimana, kapan, dimana, mengapa,  siapa, dan seterusnya kita mengembangkan bahkan dapat melesatkan potensi diri kita.  

Mengenal diri sendiri amatlah penting dalam hidup ini. Sebab orang yang mengenal dirinya akan mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Ia akan pandai menempatkan diri dalam pergaulan. Juga mampu mengelola kelebihannya (potensi) untuk meraih keberhasilan  hidup di masa depan. Setiap manusia memiliki bermacam-macam potensi diri yang dapat dikembangkan. Tidak sedikit manusia belum sepenuhnya mengembangkan dan menggunakan potensi yang ada pada dirinya. Hal ini terjadi dikarenakan mereka belum atau bahkan tidak mengenal potensi dirinya dan hambatan-hambatan dalam pengembangan potensi diri tersebut.

Mampu mengembangkan potensi diri merupakan dambaan setiap individu. Mampukah seseorang mengembangkan potensi dirinya secara efektif? Itu bergantung pada motivasi diri, karena pengembangan potensi diri merupakan suatu proses yang sistematis dan bertahap. Tahapan pengembangan potensi diri tersebut antara lain melalui pengenalan dan pengukuran potensi diri, menentukan konsep diri, mengenal hambatan-hambatan serta aktualisasi diri.

Tidak ada manusia yang lahir ke dunia langsung menjadi ahli di bidang tertentu. Semua harus diraih dengan proses. Jika anda sudah tahu potensi diri anda, itulah modal kesuksesan. Jika anda bisa mengembangkan potensi anda menjadi prestasi, kesuksesan sudah menanti.

 

Apa yang dimaksud dengan potensi diri ?

Potensi berasal dari kata “to potent” dalam bahasa Inggris mempunyai arti kekuatan atau power. Menurut Prof. Dr. Buchari Zainun, MPA potensi adalah “daya”, yang dapat bersifat positif dalam bentuk kekuatan dan negatif  dalam bentuk kelemahan. Sedangkan menurut kamus umum Bahasa Indonesia potensi adalah  kemampuan-kemampuan dan kualitas-kualitas yang dimiliki seseorang namun belum dipergunakan secara maksimal”. Potensi diri manusia merupakan kemampuan dasar yang dimiliki manusia yang masih terpendam didalam diri dan menunggu diwujudkan atau diaktualisasikan untuk menjadi manfaat nyata dalam kehidupan manusia. Potensi diri adalah kemampuan yang dimiliki setiap pribadi yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan.

Macam-Macam Potensi Manusia

Secara umum potensi diri dibedakan menjadi 5 macam, yaitu;

  1. Potensi fisik, merupakan potensi fisik manusia yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.
  2. Potensi Mental Intelektual, merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia terutama otak kiri, yang berfungsi untuk merencanakan sesuatu, menghitung dan menganalisis.
  3. Potensi Sosial Emosional, merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak terutama otak sebelah kanan, yang berfungsi untuk mengendalikan amarah, bertanggung jawab, motivasi dan kesadaran diri.
  4. Potensi Mental Spiritual, merupakan potensi kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan jiwa sadar atau kearifan diluar ego, kecerdasan ini berhubungan dengan keimanan dan akhlak mulia.
  5. Potensi Daya Juang, merupakan potensi kecerdasan manusia yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan keuletan, ketangguhan dan daya juang, melalui potensi ini seseorang mampu mengubah rintangan dan tantangan menjadi peluang.

 

Prof. Howard Gardner, seorang ahli psikologi dari Harvard School of Education di Amerika, menemukan jenis-jenis kecerdasan dan memperkenalkan ada 9 macam kecerdasan yang perlu dikenali dan ditumbuh kembangkan, a. l ;

  1. Kecerdasan Logis-matematis adalah kemampuan untuk melakukan penalaran, hitung menghitung dan memecahkan masalah dengan rasional dan berpikir jernih. Kemampuan ini dimiliki oleh ahli matematika, sarjana ilmu pasti, insinyur, detektif, pengacara dan akuntan. Ciri kepribadian orang ini antara lain suka berpikir abstrak, suka akan keakuratan, menikmati tugas hitung menghitung, memecahkan soal-soal dan komputer, suka melakukan penelitian dengan cara berpikir logis, catatan tersusun rapi dan sistematis. Ada beberapa cara untuk menumbuh kembangkan kemampuan iniadalah dengan belajar memecahkan masalah, mengerjakan permainan matematika, menganalisa dan menafsirkan data, memadukan kemampuan matematika dgn musik, olah raga atau tari.Mencoba melakukan percobaan praktis, gunakan cara berpikir deduktif dan latihan menghitung menggunakan komputer.
  2. Kecerdasan Verbal Linguistik adalah kemampuan menggunakan bahasa untuk berbicara dan menulis dengan lancar dan jelas. Kemampuan ini dimiliki oleh pengarang novel, penulis puisi, juru kampanye, ahli pidato, pemimpin organisasi politik, editor surat kabar, wartawan dan bagian humas. Ciri kepribadian orang ini adalah peka terhadap bahasa, berbicar dengan teratur dan sistematik, memiliki penalaran tinggi, suka mendengarkan, membaca dan menulis, lancar dalam mengucapkan kata-kata, suka bermain kata-kata dan memiliki ingatan perbendaharaan kata yang kuat. Cara menumbuh kembangkan kemampuan ini bias ditempuh dengan menceritakan aneka ragam cerita, bermain tebak kata, membaca dan menulis cerita lucu, menulis jurnal atau buku harian, melakukan wawancara, bermain pussel kata, mengelola majalah sekolah, aktif berdiskusi dan gunakan komputer utk mengolah kata
  3. Kecerdasan visual-spasial adalah kemampuan membayangkan suatu bidang datar atau ruang dgn akurat, biasanya nampak pada arsitek, pelukis, pematung, navigator, pemain catur, ahli ilmu lingkungan alam, sarjana ilmu fisik dan ahli menyusun strategi perang. Ciri kribadian orang ini adalah berpikir dengan menciptakan sketsa atau gambar, mudah sekali membaca peta dan diagram, mudah ingat bila melihat gambar, memiliki cita warna tinggi dan mampu menggunakan semua indra untuk melukiskan sesuatu. Cara menumbuh kembangkannya adalah dengan menggunakan gambar, titik-titik dan simbol untuk belajar, belajar menggambar peta & diagram, gunakan pemetaan pikiran, melakukan kegiatan visualisasi, menonton atau membuat sendiri film video, merubah susunan perabot rumah utk menciptakan sudut pandang berbeda & gunakan komputer grafis.
  4. Kecerdasan Olah Tubuh-Kinestetik  adalah kemampuan untuk menggerakkan anggota badan secara indah, lentur dan sempurna. Kemampuan ini nampak pada penari, aktor-artis, olahragawan, pekerja lapangan dan mekanik  yang berbakat. Ciri kepribadiannya adalah bersikap rileks, suka olah raga fisik, suka menyentuh, ahli bermain peran, belajar dgn bergerak-gerak dan berperan serta dalam proses belajar, sangat peka terhadap kondisi lingkungan fisik, gerak gerik tubuh terlatih dan terkendali, suka bermain dengan suatu benda sambil mendengarkan orang lain berbicara dan sangat berminat dengan bidang mekanik. Cara mengembangkan kemampuan ini adalah dengan menggunakan latihan fisik, tarian, gerak-gerik, drama, bermain peran, aktifitas bermain, karya wisata dalam belajar.
  5. Kecerdasan musikal adalah kemampuan untuk memadukan nada-nada suara secara harmonis dan indah dalam bentuk gubahan lagu, nyanyian dan bermain alat musik. Kemampuan ini terlihat pada  pencipta lagu, kondakter, pengrajin alat musik, penala piano, pemain musik dan penyanyi. Cara menumbuh kembangkan kecerdasan ini adalah ikut  paduan suara, latihan memainkan alat musik, belajar melalui lagu, bekerja denga mendengarkan musik, mengubah suasana hati dengan musik supaya kembali rileks dan santai, kembangkan fantasi dengan musik, belajar menghafal dengan menyanyi lagu dan mencoba membuat lagu.
  6. Kecerdasan antar pribadi adalah kemampuan utk memahami  dan bergaul dengan orang lain. Kecerdasan ini dimiliki oleh politikus, guru, ulama, konselor, manajer dan humas. Sifat yang menonjol dari mereka adalah ahli berunding, pintar bergaul, mampu membaca niat orang lain, menikmati saat-saat bersama orang lain, memiliki banyak teman, pintar berkomunikasi, suka dengan kegiatan kelompok, gemar bekerja sama dan menjadi mediator serta pandai membaca situasi. Cara mengembangkan potensi ini adalah dengan kegiatan belajar yang bersifat kooperatif, sediakan waktu untuk bergaul, menggunakan ketrampilan berkomunikasi dan belajar membina hubungan antar pribadi, bermain telepon, adakan perayaan dlm pembelajaran, buatlah belajar itu menyenangkan, belajar melayani orang lain.
  7. Kecerdasan Intrapribadi  adalah kemampuan utk menyadari dan menelusuri emosi diri sendiri dan mengelolanya dengan efektif. Kemampuan ini banyak dimiliki oleh pengarang novel, konselor, filsuf, guru ilmu kebatinan, ahli mistik dan guru yoga. Cara menumbuh kembangkan kemampuan ini dgn melatih dialog batin, menggunakan waktu untuk refleksi diri, belajar mandiri, belajar mendengarkan intuisi, berdiskusi, refleksi dan menulis pengalaman diri, menulis buku harian atau otobiografi, banyak bertanya, latihan mengendalikan diri dan berpikir positif.
  8. Kecerdasan Naturalis atau sering dinamakan kecerdasan lingkungan adalah kemampuan manusiawi untuk mengenal tanaman, binatang dan bagian-bagian lain dari lingkungan alam, misalnya udara, awan, air, tanah dan batuan. Orang seperti ini biasanya mampu hidup diluar rumah dengan efektif, dapat berkawan dan berhubungan ramah dengan lingkungan alam, cinta lingkungan dan tidak suka merusak lingkungan hidup. Kemampuan ini dimiliki oleh pencinta lingkungan hidup, ahli flora dan fauna, penemu obat-obatan tradisional, sinshe, ahli jamu tradisional, ahli botani dan zoologi. Sifat orang seperti ini suka dengan alam sekitar, lebih senang berada di alam terbuka daripada di ruangan, suka berpetualang menjelajah hutan, marah besar bila ada orang membantai hewan langka, merusak dan membakar hutan dan mencemari laut. Lebih suka mengkonsumsi obat atau jamu tradisional daripada obat-obatan pabrik, lebih senang menggunakan bahan yang alami dan tidak menimbulkan polusi lingkungan.
  9. Kecerdasan Eksistensialis adalah kemampuan dan kepekaan seseorang untuk menjawab persoalan-persoalan terdalam mengenai keberadaan manusia, misalnya sering muncul pertanyaan dalam diri sendiri mengapa aku ada, apa makna dari hidupku ini, bagaaimana seseorang bisa mencapai tujuan hidup yang sejati, mengapa seseorang harus mati, bila sudah mati ia ke mana, dll. Kecerdasan ini dimiliki oleh ahli filsafat, teolog, ahli kebatinan ataupun psikolog transpersonal. Sifat yang mereka miliki adalah suka bertanya soal mkebenaran dan inti persoalan, kritis, suka merenung dan melakukan refleksi diri, senang berdiskusi mengenai hakikat hidup.

Begitulah! Jika kita telah mengenal potensi kita, maka tugas selanjutnya adalah mengoptimalkannya hingga kemudian lahirlah karya-karya luar biasa yang membuat dunia takjub dan terpesona!!!

Pengembangan diri ini berhubungan dengan diri sendiri bukan dengan orang lain. Potensi diri maksudnya adalah sesuatu yang kita punyai yang merupakan kekuatan dan  belum tergali secara maksimal.  Banyak orang yang tidak tahu potensi dirinya. Tidak tahu apa saja kelebihan yang dimilikinya. Coba saja tanya diri kita sendiri atau orang-orang terdekat kita. Apa sih kelebihan diri kamu? Apa yah…Bingung jawabnya. Tapi kalo ditanya apa kekurangan atau kelemahan diri, banyak orang yang dengan cepat bisa menjawab. Kurang ganteng, miskin, gak pinter, dan sebagainya.


Siapa yang mempunyai potensi diri ?

Setiap individu sebetulnya punya potensi diri,  namun demikian tidak semua individu bisa menggunakan potensinya dengan baik, tergantung bagaimana individu tersebut mampu mengembangkan potensi  yang ada di dalam dirinya, dan yang diharapkan tentu  pengembangan potensi tersebut menuju kearah yang lebih baik.
.
Mulai kapan dan sampai kapan setiap individu bisa mengembangkan potensi diri?

Pengembangan potensi diri adalah suatu usaha atau proses yg terus menerus mulai lahir sampai meninggal kearah personal mastery (penguasaan  pribadi), sehingga dapat mendorong dan meningkatkan pertumbuhan pribadi, yg akhirnya membentuk pribadi yg mantap dan sukses.


Bagaimana agar potensi diri bisa cepat berkembang?

Orang yang sukses adalah orang yang tahu potensi dirinya  dan mengoptimalkannya sehingga menjadi pribadi yang sukses dan mantap. Setiap orang tentu memiliki potensi dirinya masing-masing, tetapi kebanyakan diantaranya sangat sulit menentukan apa sebenarnya potensi diri yang mereka miliki. Ketidaktahuan akan potensi diri yang dimiliki, akan menjadi salah satu penghalang untuk mengembangkan potensi diri itu sendiri.

Maka dengan demikian bisa dipetik sebuah kesimpulan awal bahwasannya cara mengembangkan potensi diri sendiri harus dilakukan dengan mengetahui potensi diri yang dimiliki terlebih dahulu. Dalam hal ini perlu berbagai metode yang dilakukan agar potensi diri yang dimiliki tersebut dapat dikembangkan dan kemudian akan berdampak positif bagi kemajuan diri dan juga kepada orang lain.

Adapun metode-metode yang bisa dilakukan untuk mengetahui potensi diri sendiri diantaranya adalah mengetahui bidang apa saja yang disenangi, bertanya kepada orang lain, khususnya teman dekat, mencoba berbagai hal baru, dan juga mencoba untuk banyak membaca, melihat dan merasakan. Sebagian orang beranggapan kita kan gak mau sombong jadi nggak mau membanggakan diri dengan menyebut-nyebut apa yang kita bisa. Sombong itu emang gak boleh tapi tahu potensi diri itu harus. Bukan untuk disombongkan tapi untuk dikembangkan. Potensi diri yang terus tumbuh dan berkembang akan menjadi modal kesuksesan. Anda mau sukses kan? Cari tahu cara mengetahui potensi diri di bawah ini:

  1. Bidang apa saja yang kita senangi. Sesuatu yang penuh gairah dan semangat kita lakukan. Tanpa harus diminta atau disuruh. Anda akan melakukannya secara sukarela tanpa dibayar, bahkan anda mau mengeluarkan uang untuk apa yang anda lakukan. Inilah yang disebut dengan hobi. Seseorang yang punya hobi tertentu akan melakukannya dengan sepenuh hati. Misalnya orang yang hobi memelihara tanaman, dia rajin menyiram dan merawat tanaman setiap hari. Dia rela mengeluarkan uang berapapun untuk membeli tanaman, pupuk, alat-alat dan semacamnya. Hobi bisa membawa kebahagiaan dan juga penghasilan. If we do what we love, then money will follow.
  2. Bertanya kepada orang terdekat. Orang yang paling tahu diri anda adalah orang terdekat. Bisa orang tua, kakak-adik, saudara, keluarga, atau teman. Merekalah yang tahu tentang diri anda dari kecil sampai dewasa. Jadi mereka tahu apa potensi diri anda. Terkadang kita tidak menyadari potensi yang kita miliki, perlu orang lain untuk membantu menyadarkan.
  3. Mencoba hal-hal baru. Begitu banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Wawasan, pergaulan dan keberanian yang terbataslah yang menghambat kita untuk melakukannya. Kita bisa mencoba hal-hal baru yang belum pernah kita lakukan. Tentu saja yang kita lakukan tidak boleh melanggar hukum yah. Dengan mencoba banyak hal, mungkin kita akan menemukan potensi diri yang selama ini tersembunyi.
  4. Banyak membaca, melihat dan merasakan. Dengan begitu akan banyak informasi dan pengetahuan yang bertambah. Bacaan dan tontonan yang kita sukai itu bisa jadi adalah sebuah potensi. Jika anda suka membaca perkembangan dunia komputer, internet dan semacamnya. Anda bisa menjadi ahlinya, asalkan terus konsisten untuk menambah pengetahuan

Sebelum seseorang mengembangkan dirinya ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Berusaha mengenal diri sendiri
  2. Berusaha mengenal kekuatan diri sendiri, keluarga dan teman
  3. Berusaha mengembangkan interaksi dan komunikasi terbuka dengan lingkungan yang positif dan educatif
  4. Membiasakan diri selalu mengadakan kritik terhadap diri sendiri, mengevaluasi diri dan mengembangkan rasa humor
  5. Mencoba menerima keadaan secara rasioal dan obyektif
  6. Membiasakan diri selalu mengadakan kontrol dan teliti dalam setiap tindakan
  7. Memiliki tujuan dalam tahapan waktu yang terprogram
  8. Tidak mengimitasikan diri pada seseorang tetapi bersifat mandiri
  9. Kembangkan budaya 5 S (Sapa, Salam, Senyum, Sopan, Santun)
  10. Menginventarisir teman / sahabat

Orang sukses karena memiliki banyak kiat sehingga mampu mengatasi masalah yang di hadapi, pandai melihat, pandai memanfaatkan peluang serta pandai bergaul dengan bermasyarakat, jadikan tantangan menjadi peluang,  peluang menjadi kesempatan, kesempatan menjadi kenyataan. Berbagai hal  yang dapat mendukung upaya pengembangan potensi diri diantaranya adalah dengan :

  1. Memiliki budaya belajar yang tinggi.
  2. Memahami dan dapat melakukan cara  berkomunikasi secara efektif
  3. Mempunyai  kreativitas yang tinggi, sehingga memunculkan banyak inovasi
  4. Mempunyai berperilaku asertif, dimana semua orang tidak merasa tertekan dan menerima dengan lapang dada.
  5. Menghargai waktu termasuk memanfaatkan setiap peluang yang ada.
  6. Mempunyai pola pikir berkembang

Potensi diri itu harus digali, sama seperti minyak bumi. Tidak ada minyak yang berada di atas tanah. Kita harus mencari lokasi yang tepat untuk menggali minyak. Kedalamannya pun tidak selalu sama. Ada yang cepat ditemukan, ada juga yang perlu menggali lama karena minyaknya ada jauh di kedalaman. Anda adalah  Arsitek sekaligus  pelaksana dalam  pengembangan diri Anda. Bagimana apakah  Anda bersedia? Berikut ini adalah langkah langkah yang harus di lakukan dalam pengembangan potensi diri:

  1. Menentukan sasaran yang jelas
  2. Tentukan cara menilai keberhasilan
  3. Mensyukuri kemajuan walaupun hanya sedikit
  4. Berani mengambil resiko, karena setiap kemajuan pastinya mengandung resiko
  5. Perkembangan diatur oleh diri sendiri
  6. Memanfaatkan setiap kesempatan yang ada
  7. Terbuka untuk belajar dari siapa saja dalam konteks pengambangan potensi diri
  8. Belajar dari kesalahan dan selalu bersikap realistis
  9. Jangan hanya berbicara, tetapi kerjakan apa yang anda ucapkan.

Daftar Bacaan:

  • Dryden, Windy. Positive Living: 10 Langkah Hidup Positif. 2008.
  • Faisal, Amir. Menang Melawan Diri Sendiri. Elex Media Komputindo. Jakarta. 2009.
  • Gardner, Howard. Five Minds for the Future. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 2007.
  • Gelb, Michael J. Melesatkan Potensi Diri. Prestasi Pustakaraya. Jakarta. 2005.
  • Prihadhi, Endra K., My Potency: Langkah-Langkah Praktis Untuk Menemukan dan Mengelola Potensi dengan Daur Aktualisasi Potensi. Elex Media Komputindo. Jakarta. 2004

Penulis : Tutik Purwaningsih

Sumber : http://bpsdm.jatimprov.go.id/article/2/menuju-pribadi-yang-sukses-tutik-purwaningsih-

 

Share Post :